Friday, December 11, 2009

Drama Cinderela

Suatu ketika ada seorang gadis bernama Cinderella. Dia adalah gadis yang cantik, pintar dan penyayang. Sayangnya, dia hidup dengan bersama dengan ibu tirinya yang jahat beserta dua orang saudara tirinya. Cinderella diperlakukan seperti seorang pembantu di keluarganya tersebut.
Kehidupan Cinderella tiba-tiba berubah ketika sang Raja mengundang semua gadis diseluruh pelosok kerajaan untuk menghadiri pesta dansa, Sang Raja sedang mencari seorang gadis untuk dijadikan sebagai pemaisuri bagi sang Pangeran putra sang Raja.
Ibu dan Saudara tirinya pergi ke pesta tersebut, sedangkan Cinderella ditinggal sendiri di rumah. Cinderella menangis, karena di dalam hatinya dia juga ingin hadir ke pesta dansa tersebut. Dan tiba-tiba munculnya Ibu Peri di depan Cinderella.
Ibu Peri : “Mengapa kamu menangis Cinderella Sayang?”
Cinderella : “Oh! Saya ingin pergi ke pesta dansa”
Ibu Peri : “Tenanglah sayangku, saya akan menolongmu”
Cinderella : “Benarkah? Bagaimana caranya? Saya tidak punya apa-apa”
Ibu Peri : “Sediakan sebuah labu besar, enam ekor tikur, dan dua ekor kadal”
Cinderella : “Untuk apa?”
Ibu Peri : “Jika kamu ingin pergi ke pesta tersebut, ikutilah semua perintahku?”
Ketika Cinderella membawa semua yang diperintahkan, Ibu peri kemudian merubah labu tersebut menjadi sebuah kereta, tikus menjadi kuda dan kadal menjadi pengawal
Kemudian dengan tongkat ajaibnya Ibu Peri merubah baju yang dikenakan oleh Cinderella menjadi sebuah gaun yang sangat indah (triing… triing…)
Cinderella : “Ini benar-benar gaun yang sangat indah”
Ibu Peri : “Kamu benar-benar seorang gadis yang cantik, dan saya akan memberikan kamu sesuatu!”
Dan kemudian Ibu peri merubah sandal yang dikenakan oleh Cinderella menjadi sepasang sepatu kaca yang sangat indah.
Cinderella : “Woow… benar-benar indah. Terima kasih Ibu Peri!”
Ibu Peri : “Sekarang pergilah, tapi ingat sebelum tengah malam, kamu harus kembali jika tidak maka semuanya akan kembali seperti biasa sebelum kamu berubah”
Cinderella : “Terima kasih Ibu Peri, saya pasti mengingatnya”
Di pesta dansa tersebut, Cinderella menari dan berdansa dengan sang Pangeran.
Cinderella : “Pangeran, saya sangat sedang dan bahagia sekali karena bisa menari dengan Pangeran tampan seperti anda?”
Prince : “Saya juga sangat bahagia dan senang sekali Cinderella, karena akhirnya saya menemukan calon istri yang benar-benar saya cintai”
Sang pangeran jatuh cinta pada Cinderella. Pas tengah malam, Cinderella cepat-cepat pulang ke rumahnya seperti yang diperintahkan oleh Ibu Peri. Dan tanpa disadarinya, sebuah sepatu kacanya tertinggal, dan dia tidak punya waktu lagi untuk mengambilnya.
Sang Pangeran teramat sedih karena dia tidak bisa lagi menemukan Cinderella malam itu, dia hanya menemukan sebuah sepatu kaca yang tadi dipakai oleh Cinderella.
Di hari berikutnya, bersama dengan pengawal dan prajuritnya, Sang Pangeran pergi ke seluruh pelosok kerajaan untuk mencari siapa pemilik sepatu kaca tersebut.
Setelah berhari-hari lamanya mencari, akhirnya Sang Pangeran sampai juga di rumah Cinderella, dan sepatu kaca yang dibawa oleh sang Pangeran begitu pas di kaki Cinderella. Sang Pangeran pun begitu bahagia dan terharu, karena akhirnya dia bisa menemukan kembali Putri Cantik, Cinderella. Mereka akhirnya menikah dan bahagia selamanya.


0 comments:

Post a Comment